Demi Furkan

Aku tidak mengenalimu

Namun kudengar mengenaimu

Wajah kacak lagi bersih

Dibasahi darah

Diinjak but sang algojo

Namun hatimu tetap berpijak

Pada kalimah syahadah

Dan doa agar syahid

Wangi bau jenazahmu

Mudahan kita ketemu di satu tempat abadi.

Hidup dalam raksa

Bertatih aku dalam kelam malam

Mencari sepotong harapan

Mengubah masaku

Mengubah hidupku

Ku jatuh dalam lubang hitam

Kuterbenam dengan dalam

Ku terkaku di lubuk bisu

Tiada siapa yang lalu

Mereka tidak tahu

Adanya aku

Di situ.

Bila rindu

Secara tidak sengaja saya terilham untuk menulis puisi semasa hendak meninggalkan sepatah dua kata di blog Aini Shamsi. Alang-alang tulis, biar copy paste terus. Terimalah!

rindu itu bila hati teringat selalu.
rindu itu bila ada air mata turun laju.
rindu itu bila ketiadaannya menimbulkan rasa resah selalu.
rindu itu satu perasaan yang pilu.

Emokitteh lagi?

emokitteh

Bacaan lanjut: Siapa yang kamu sedang rindu?

I blame you

For all the pain

For all these nuisances

For all the sleepless nights

For all the trouble we have to deal with

For all the mess from the trouble you created

For all the time we live in fear and sadness and hurted

I blame you.

Read the rest of this entry »

aku dan dia.

Bila aku marah

Rasa diri lemah

Dia mengingatkan aku dengan kalimah

Dan menenangkan aku dengan hikmah

Bila aku rasa serabut

Buat kerja kalut

Kepada dia aku mengadu

Dia berikan ilham padaku

Bila aku rasa kehilangan

Juga tatkala keseorangan

Dia berikan aku ayat penenang

Mengubat aku dengan kasih sayang

dia tuhan aku dan kamu
dia juga sayang pada kamu,
bukan hanya aku

———

Ilham datang di subuh hari. Heheh. Baru balik dari Surrey. Kantoi ngan ustaz, anak murid ust kashfi. Ngehngeh. Sampai Plymouth 5 pagi. Hmm. Makin pergi ke negeri jauh, makin rasa bodoh. Banyak benda lagi nak kena belajar rupanya. Hari ini ada kelas IT bersama cikgu Mike. Ganbatte ne!

Related Posts with Thumbnails